Hubungan Filsafat, Nilai, Norma

Diposkan oleh

Istilah filsafat berasal dari bahasa Arab falsafah. Secara etimologi falsafah berasal dari bahasa Yunani “philosophia”, yang terdiri dari dua suku kata yaitu philo dan sophia. Philein berarti mencari, mencintai dan sophia berarti kebenaran, kearipan kebijaksanaan.

Kata majemuk philosophia berarti “daya upaya pemikiran manusia untuk mencari kebenaran atau kebijaksanaan”. Orang yang berfilsafat berarti orang yang mencintai dan mencari kebenaran, bukan memiliki kebenaran.

Nilai secara singkat dapat dikatakan sebagai hasil penilaian/ pertimbangan “baik/ tidak baik” terhadap sesuatu, yang kemudian dipergunakan sebagai dasar alasan (motivasi) melakukan atau tidak melakukan sesuatu.

Norma (kaidah) adalah petunjuk tingkah laku (perilaku) yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan dalam hidup sehari-hari berdasarkan suatu alasan (motivasi) tertentu dengan disertai sanksi. Sedangkan sanksi adalah ancaman/ akibat yang akan diterima apabila norma (kaidah) tidak dilakukan.

Dari hubungan nilai timbullah ancaman-ancaman norma dengan sanksinya, misalnya:

  • Norma Agama, dengan sanksi dari Tuhan
  • Norma Kesusilaan, dengan sanksi rasa malu dan menyesal terhadap dirinya sendiri.
  • Norma Sopan-santun, dengan sanksi sosial masyarakat.
  • Norma Hukum dengan sanksi dari pemerintah (alat-alat negara)

Prof. Dr. Notonegoro, membagi nilai menjadi 3 yakni:

  • Nilai Material, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia
  • Nilai Vital, yaitu sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan dan aktivitas.
  • Nilai Kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.

Nilai kerohanian ini dapat dibedakan atas 4 macam yakni :

  • Nilai kebenaran yang bersumber pada unsur akal manusia
  • Nilai keindahan yang bersumber pada unsur rasa indah manusia
  • Nillai kebaikan atau nilai moral yang bersumber pada unsur kodrat manusia (manusia dalam segala dimensinya).
  • Nilai religius yang merupakan nilai Ketuhanan, kerohanian yang tinggi dan mutlak yang bersumber pada kepercayaan/ keyakinan manusia.

baca juga
Sejarah, fungsi, nilai dan norma pancasila

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s