Mengidap Corono Bukan Aib, Kejujuran Akan Menyelamatkan Nyawa Orang Lain


Mengidap Corona Bukanlah Dosa

Pandangan negatif tentang seseorang yang mengidap penyakit tertentu adalah musuh terbesar kita saat ini. Hal ini menyebabkan orang enggan terbuka tentang penyakit yang dideritanya. Dengan keengganan tersebut, penanganan akan sulit dilakukan lebih dini . Program-program yang ditetapkan pemerintah untuk pencegahan juga tidak efektif dan salah sasaran karena berdasarkan informasi yang tidak jelas.

Pandemi corona adalah cobaan kemanusiaan, bukan karena perbuatan dosa dan aib sehingga tidak perlu ditutup dan disembunyikan. Orang yang meninggal karena corona bukan pertanda bahwa mayyit adalah pendosa, walaupun proses pengurusan jenazahnya harus secara khusus . Wallahu A’lam

Kejujuran membuka peluang keselamatan orang lain

Jujur adalah kunci untuk menyelamatkan orang lain. Dengan kejujuran, orang lain akan memiliki peluang hidup lebih baik.

Kejujuran dari pihak berwenang dan pengidap

  • Memudahkan deteksi dini.
  • Memudahkan orang untuk mengetahui status dirinya beresiko atau tidak beresiko.
  • Memudahkan pengambilan keputusan, karena data akan semakin valid

Prinsip ABS alias asal bos senang tidak berlaku dalam pandemi corona saat ini. Prinsip ini akan merusak semua program pencegahan dan pengobatan.

Prinsip ini akan menjadi penyebab penderitaan dan hilangnya banyak nyawa. Suka atau tidak suka, virus ini ada disekitar kita

Ayo selamatkan nyawa orang lain dengan kejujuran

Barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya

QS Al-Ma’idah Ayat 32

Bersatu menghadapi cobaan

Hal terbaik yang dapat kita lakukan saat ini adalah bersatu dan saling mendukung. Laksanakan program-program pemerintah dengan patuh dan disiplin. Jangan mengedepankan ego masing-masing karena tindakan kita akan berakibat keselamatan orang lain

Ayo peduli dengan dengan dirumah Saja

Terapkan Social Distance dalam keseharian untuk memutus rantai penularan. Larangan shalat berjamaah bukan berarti larangan untuk dekat dengan Allah SWT. Karena dimanapun ketika kita mengingatNya, sesungguhnya

ALLAH SWT itu dekat

Ayo selamatkan nyawa orang lain dengan jujur dan peduli

baca juga
Membangun Solidaritas Dibayangan Corona

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s